Polda Gorontalo Proses Kejadian Anggota Polri terkena Pelontar Gas Air Mata

by -767 Views

Gorontalo – Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol. Wahyu Tri Cahyono mengatakan, Kapolda Gorontalo Irjen Pol Helmy Santik, SIK, sudah memerintahkan Propam dan Krimum untuk memproses kejadian anggota Polri yang terkena pelontar gas air mata.

“Setelah mendapatkan informasi tetang kejadian tersebut, Pak Kapolda langsung memerintahkan Kabid Propam dan Dirreskrimum untuk mengusut tuntas kejadian tersebut,” kata Kabid Humas Polda Gorotanlo.

Ia menjelaskan, kejadian yang menimpa anggota Polri yang terkena senjata Dinas Polri jenis FlashBall atau pelontar gas air mata, oleh rekannya sendiri terjadi di Asrama Polisi Blok B No. 3 SPN Polda Gorontalo.

Oknum polisi Bripda MRW yang merupakan personel SPN bertugas di bagian pelayanan umum diduga lalai menggunakan senjata Dinas Polri jenis FlashBall (Pelontar gas air mata), sehingga mengakibatkan korban yang merupakan rekannya sendiri yakni Bripda Arif P. Gani mengalami luka di bagian kepala.

Secara tidak sengaja ia menarik pelatuk yang saat itu ujung laras senjata flashball mengarah ke korban dan mengeluarkan tembakan dan mengenai bagian kepala dari Korban Bripda Arif P. Gani sehingga yang bersangkutan langsung pingsan.

“Namun saat ini korban sudah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Aloe Soboe Kota Gorontalo,” kata Kabid Humas.

Atas kejadian ini Kapolda telah memerintahkan Kabid Propam dan Dirreskrimum memperoses serta pemberian sanksi yang tegas sesuai ketentuan yang berlaku terhadap Oknum MRW yang telah lalai dalam menggunakan senjata jenis Flashball tersebut.

“Mari sama-sama kita do’akan semoga korban segera pulih dan bisa beraktifitas seperti sediakala. Amin,” tandas Kabid Humas.

No More Posts Available.

No more pages to load.