Penggunaan Kompresor oleh Nelayan, Kapolda: Perlu Solusi Bersama Stakeholder lainnya

by -253 Views

KLIKSULAWESI.COM – Kapolda Gorontalo Irjen Pol Drs. Pudji Prasetijanto Hadi MM, menyapa masyarakat untuk menyampaikan aspirasi kamtibmas dan segala hal apapun terkait pelayanan Kepolisian hingga tindak kejahatan melalui program “Jumat Curhat” yang dilaksanakan pagi tadi. Kamis, (13/06/2024).

Kegiatan yang dilaksanakan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Kelurahan Tenda, Kota Gorontalo yang di hadiri oleh beberapa pejabat utama Polda Gorontalo, pengurus asosiasi nelayan dan para nelayan.

Seperti biasanya, kegiatan Jumat Curhat tersebut digelar dalam rangka menjaring setiap aspirasi warga terkait pelayanan Polri dan situasi kamtibmas di wilayah Provinsi Gorontalo.

Dalam kesempatan itu masyarakat khususnya nelayan memanfaatkan waktu dan ruang untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan kepada Kapolda tanpa ada jarak.

Pada gelaran tersebut Kapolda Gorontalo banyak mendapatkan pertanyaan dan masukan dari asosiasi dan para nelayan antara lain terkait masalah BBM, zona penangkapan ikan dan alat penangkapan ikan yang merusak habitat.

“Kita ngobrol sama-sama, paling tidak, kesempatan komunikasi bisa tersalurkan, informasi kita dapat, nanti kita cari solusi sama-sama dengan pemerintah stakeholder terkait” Ungkap Irjen Pol Pudji

Menanggapi keluhan masyarakat, Kapolda Gorontalo berjanji akan mencarikan solusi bersama pemerintah daerah untuk BBM bersubsudi untuk para nelayan khususnya nelayan yang mendapatkan Kapal bantuan dari pemerintah.

“Selain itu, permasalahan terkait dengan alat penangkap ikan yang salah digunakan seperti penggunaan alat kompresor akan di data oleh pak Direktur Polairud kapal mana saja yang menggunakan alat tersebut, dan akan menyampaikan bahwa alat kompresor tersebut bukan alat utama tapi digunakan sebagai alat bantuan. Kami dari pihak Kepolisian tidak akan mencari salah, kami hanya memberikan saran dan masukan atau solusi apabila itu menjadi tugas pokok kami, tetapi kalau menjadi tugas dari instansi lain, kami akan berusaha membantu menyampaikan dan membawa masalah ini pada rapat forkopimda nanti,” jelas Kapolda

Kapolda juga menjelaskan bahwa masalah nelayan dan penangkapan ikan ini bukan hanya tugas kepolisian saja tetapi juga terkait dengan tugas pertamina, Dinas perhubungan serta instansi terkait lainnya.

Lebih lanjut Irjen Pol Drs. Pudji Prasetijanto Hadi mengungkapkan bahwa Kepolisian Gorontalo akan melindungi masyarakat pada saat mencari nafkah.

“Kami dari Polda Gorontalo akan berusaha untuk melindungi bapak/ibu dalam mencari nafkah, jika ada sesuatu yang kurang tolong komunikasikan dengan kami, jangan sampai putus komunikasi sehingga apa yang menjadi masalah oleh masyarakat kami bisa ketahui agar tidak salah persepsi pada saat dilapangan,” ungkap Kapolda.

Terkait dengan penggunaan Kompresor, walaupun sudah ada larangan tentang penggunaana kompresor untuk menangkap ikan tetapi Nelayan masih banyak dijumpai menggunakan Kompresor.

Penangkapan ikan menggunakan kompresor telah melanggar aturan. Karena laut ekosistem dapat terganggu jika dilakukan penangkapan menggunakan kompresor, diantaranya terumbu karang dan pontesi laut lainnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.