Pemberitan Tali Asih Kepada Penambang Akan Berlanjut

by -177 Views

KLIKSULAWESI – Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga menjelaskan bahwa mediasi antara pihak perusahaan Pani Gold Project dan penambang lokal sudah maksimal.

Upaya itu dilakukan Bupati Pohuwato agar para penambang bisa mendapatkan tali asih dari perusahaan. Tali Asih yang dimaksud adalah bantuan modal usaha bagi penambang yang akan beralih profesi.

Bupati Saipul mengaku, sebelumnya Forkompinda telah membentuk satuan tugas (Satgas) dalam rangka memverifikasi lokasi-lokasi yang selama ini menjadi tempat usaha para penambang.

Kata dia, setelah Satgas menyerahkan data lokasi yang telah diverifikasi dari para penambang, pihak Forkompinda langsung menyerahkan data tersebut kepada pihak perusahaan dan menyampaikan kepada pihak perusahaan untuk segera melaksanakan pemberian tali asih tersebut.

“Dan kami berangkat ke Jakarta, lengkap kami Forkompinda membawa data ini. Setelah pulang dari Jakarta kami kembali disambut lagi dengan demo untuk memastikan kapan talih asih itu disalurkan kepada mereka (Penambang),” Sabtu (14/9/2023).

Usai menghadapi masa aksi tersebut Bupati Saipul kembali lagi ke jakarta selama dua hari bertemu dengan pihak perusahaan, karena para penambang meminta hal tersebut segera direalisasikan.

“Saya berangkat lagi ke Jakarta dua hari disana. Segera, karena kami diberikan deadline waktu minggu depannya (dari para penambang) untuk segera menyalurkan tali asih itu,” ucap dia.

Setelah pertemuan dengan pihak perusahaan, tak lama pihak perusahaan datang dan merealisasikan pemberian tali asih tersebut yang bertempat di Dinas Kesbangpol Kabupaten Pohuwato.

“Dan Alhamdulillah pihak perusahaan datang untuk melakukan itu dan mengambil tempat di Kesbangpol untuk pelaksanaan pemberian tali asih tersebut,” ungkap Saipul.

Bersamaan dengan hal itu ada dua format yang diberikan kepada para penambang. Bagi yang setuju dengan pemberian tali asih tersebut bisa memberikan tanda tangan untuk nilai nominal yang diberikan oleh pihak perusahaan.

“Kemudian ada satu format lagi, bila mana ada yang tidak setuju tetap menandatanganinya dan dengan harapan masih terbukanya negosiasi nilai nominal berdasarkan apa yang diinginkan para penambang tersebut,” kata Saipul Mbuinga.

Kemudian yang menandatangani tersebut ada 600 orang, tapi hanya200 orang penambang yang telah hadir untuk menerima tali asih dari pihak perusahaan. Namun belum selesai penyalurah tali asih tersebut masa aksi sudah masuk ke kantor DPRD dan Kantor Bupati.

“Dan jangan sampai ini (masa aksi) akan masuk ke tempat pelaksanaan pemberian talih asih. Maka semua peralatan dalam pelaksanaan itu dibubarkan. Karena takutnya masa aksi akan menuju ke tempat tersebut (Dinas Kesbangpol),” jelas Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga.

Terakhir, Bupati Pohuwato memastikan bahwa masalah ini masih akan dilakukan evaluasi bersama pemerintah Provinsi Gorontalo.

“Kami sudah dapat informasi dari Gubernur, bahwa akan ada rapat pada hari Senin. Untuk kelanjutan apakah masih pemberian tali asih atau tidak, masih menunggu evaluasi yang akan dilaksankan annti,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.