Pelaku penggelapan 5 unit mobil terancam pidana 4 tahun penjara

by -378 Views

, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) dan Bidang Humas gelar Press Conference terkait kasus penggelapan 5 (lima) mobil rental oleh seorang warga berinisial WT dengan modus operandi mobil tersebut akan digunakan dalam proyek. Senin, (27/02/2023). Ruang konferensi pers Bidhumas Polda .

Pengungkapan berawal dari anggota piket menerima laporan kejadian dan langsung membuat laporan, setelah itu anggota Resmob Polda Gorontalo langsung turun dan melakukan penyelidikan terhadap kasus yang di laporkan.

Singkat cerita tim berhasil mengamankan 5 unit mobil tersebut di berbagai tempat yakni 1 unit mobil Toyota Calya di Kabupaten Gorontalo Utara, 1 unit mobil Inova di dan 3 unit mobil lainnya di Kabupaten Gorontalo.

Ps. Kaur Penmas Bidhumas Polda Gorontalo AKP Heny Mudji Rahayu dalam press conference berlangsung mengatakan bahwa, selain melakukan penggelapan 5 unit mobil rental, pelaku WT melakukan peminjaman uang yang hingga saat ini belum dibayarkan.

“Selain kasus penggelapan, WT juga melakukan peminjaman uang kepada anggota TNI Rp. 30 JT dan kepada 3 orang warga sebesar Rp. 42 JT. Jika ditotalkan pinjaman uang yang di pinjam oleh pelaku WT sebesar Rp. 72 JT dan hingga saat ini tidak dibayarkan,”ungkap Heny

Adapun pelaku dijerat Pasal 372 KUHPidana Jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana, dengan ancaman hukuman paling lama 4 tahun penjara.

Ps. Kaur Penmas pun membeberkan 5 kendaraan roda empat hasil penggelapan WT yang sudah diamankan, diantaranya ;

  1. Mobil merk Toyota Calya di gadaikan 25 Juta di Kabupaten Gorut.
  2. Mobil merk Toyota Avanza di gadaikan 25 Juta di Kampung Jawa, Kabupaten Gorontalo.
  3. Mobil merk Toyota Inova di gadaikan 30 Juta di Kampung Jawa, Kabupaten Gorontalo.
  4. Mobil merk Toyota Inova di gadaikan 35 Juta di Kampung Jawa, Kabupaten Gorontalo.
  5. Mobil merkl Toyota Inova di gadaikan 15 Juta di Kecamatan Marisa Kabupaten .

“Jika masyarakat yang akan menerima barang gadaian harus lebih teliti lagi dan mengecek kelengkapan barang yang akan di terima tersebut karena ditakutkan barang yang akan digadaikan merupakan barang hasil tindak pidana,”imbuh AKP Heny.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.