Dijumat Curhat, Pedagang Minta tidak ada konflik saat pembagian lapak Pasar Sentral

by -500 Views

Gorontalo – Pada gelaran Jumat Curhat yang digelar di Warkop Amal Kota Gorontalo, pedagang berharap pihak kepolisian terlibat langsung dan mencegah tidka terjadinya konflik saat pembagian lapak pasar sentral Kota Gorontalo.

Perwakilan Komunitas Pedagang Pasar Sentral Kota Gorontalo Poni Lihawa, mengungkapkan agar kiranya tidak terjadi konflik dipembagian lapak pasar Sentral.

“Kami berharap tidak terjadi konflik, antara pedagang yang lama dan pedagang yang baru yang akan menempati pasar sentral yang telah selesai dibangun,” kata Poni Lihawa.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Gorontalo Kota Kombes Pol Adi Permana, SIK mengatakan permasalahan pembagian lapak di pasar sentral, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Gorontalo.

“Kami telah berdiskusi dengan Forkopimda agar bagaimana dalam pembagian lapak pasar sentral tidak menimbulkan konflik sosial di masyarakat,” kata Kombes Pol Adi Permana.

Tidak hanya persoalan pasar sentral Kota Gorontalo, sejumlah persoalan juga terungkap lewat program Jumat Curhat Ngopi Bareng Polisi, yang dihadiri oleh LSM, Akademisi, Pengprov PSSI, Organisasi Buruh, Mahasiswa, dan Wartawan.

Wakapolda Gorontalo Brigjen Pol Drs. Pudji Prasetijanto Hadi, MH dalam kesempatan itu, sangat mengapresiasi masukan dan saran serta kritikan dari masyarakat.

“Tugas polisi adalah melayani, ketika melayani tugas polisi adalah sebagai pembantu masyarakat agar tujuan pelayanan bisa tercapai,” kata Brigjen Pudji.

Ia menambahkan jika ada kekurangan polisi sebagai pengayom tolong ditegur, Pihak kepolisian siap di kritik.

Wakapolda Gorontalo juga mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama bersinergi, menjaga keamanan dan ketertiban di Gorontalo

“Terimakasih atas curhatan serta masukan teman-teman sekalian yang hadir dalam Jumat Curhat kali ini,” tutup Wakapolda.

No More Posts Available.

No more pages to load.